Showing posts with label Memoir. Show all posts
Showing posts with label Memoir. Show all posts

Wednesday, October 27, 2010

I guess I didn't



Kata Anang - Benar ku mencintaimu, tapi tak begini

How would I go on?
I feel hurt. I had let go...

I thot I did. But I guess I didn't.
Dear God, help me for what I feel.


After years had gone by, I thot I would be able to face it...
After years of sorrow, I thot I'm healed...

After years of silence I thot it's all gone...
After years of distance I thot I have made it thru....
But I guess I didnt.

If I am happy when I am around him, why am I crying?

If he could kill the sadness, why am I hurt?
If he is the honey sugar, why would I still feel the bitterness?
I guess he is still the honeybee who stung my heart with poison...
And left the scar forever.

Dear God, I beg, show me some light so I would be happy again.

Please God, don't let him tear me apart...
Love me God, for only Your love can make me strong
I need You God and ONLY You.

Dengarlah matahariku,
suara tangisanku, ku bersedih kerna panah cinta menusuk jantungku....


Sunday, May 17, 2009

Matahariku - My Sunshine




Tertutup sudah pintu .. pintu hatiku - Yang pernah dibuka waktu hanya untukmu - Kini kau pergi dari hidupku - Kuharus relakanmu walau aku tak mau - Berjuta warna pelangi di dalam hati - Sejenak luluh bergening menjauh pergi - Tak ada lagi cahaya suci - Semua nada beranjak aku terdiam sepi - Dengarlah matahariku suara tangisanku - Ku bersedih kerna panah cinta menusuk jantungku - Ucapkan matahariku puisi tentang hidupku - Tentangku yang tak mampu menaklukan waktu



Saturday, March 21, 2009

Sirah Junjungan..Tahajud Cinta


Suatu tajuk yang membawa makna yang sangat besar. Kalo nak dikisahkan tentang sirah nabawiyyah, rasanya, inilah sirah yang paling indah pernah kubaca. Sirah ini membawa aku bersama-sama menjiwai dan merasai kehidupan Rasulullah ya Habiballah dr kecil sehingga wafatnya baginda.

Bukan baru kudengari kisah Rasulullah, malah dari zaman kecil sehingga kini. Kehendak Allah dan petunjuk Allah itu tak siapa yang berhak menghalangnya. Masa kecil ku kenali Muhammad kerana dia seorang yang bernama Muhammad, legenda umat Islam. Kisahnya turut disenaraikan dalam silibus pendidikan agama di sekolah, dan kisahnya juga didengarkan dan dibacakan oleh mak di rumah.

Tapi bila dewasa, kukenali Rasulullah kerana dia kekasih Allah. Dialah yang membawa anjakan paradigma pada kehidupan manusia sejagat. Dialah....Indahnya akhlak membuatkan aku jatuh cinta tanpa boleh dihalang2 lagi. Kisahnya sentiasa dibawa dalam setiap kelas yang aku hadiri. Sabda dan sunnahnya sentiasa meniti dibibir para guru2 ku. Rasulullah begitu....Rasulullah begini....Rasulullah tidak melakukan itu....Rasulullah membuatnya begini...Rasulullah kata begitu..Rasulullah kata begini. Gegendang telinga ku hanya didengarkan dgn keindahan peribadi Rasulullah. Lalu jiwa meresapi keindahannya....aku rindu.

Ketika jiwa sarat dengan cinta dan rindu..Erma Fatima memulakan langkah berani mementaskan kisah Muhammad Al-Amin yang aku cintai. Buat pertama kali, kujejaki kaki di Istana Budaya, menonton hasil arahannya.




Dari permulaan pementasan hingga ke penghujungnya, airmataku mengalir tanpa henti. Pementasan bermula dengan kisah Abrahah ingin menawan Mekah dan diakhiri ketika wafatnya Baginda. Rinduku makin menebal. Semakin hangat pementasannya, semakin kuraskaan Rasulullah dekat padaku. Satu persatu pesanan baginda yang pernah singgah ke telingaku, bermain-main dibenak.

Alangkah beruntung para sahabat kerana pernah merasai kehidupan bersamamu. Alangkah beruntung Fatimah kerana berayahkan dirimu. Alangkah beruntungnya Khadijah kerana dicintaimu dan beruntungnya aku kerana dilahirkan sebagai umatmu...Alhamdulillah.

Aku merasakan bahawa perlunya umat Islam di Malaysia ini yang tidak pernah merasakan cinta dan rindu pada Rasulullah dalam diri, agar menonton pementasan ini. Inilah salah satu wadah untuk kalian lebih mengenali pemimpin agung pilihan Allah. Keindahannya, keperitan yang ditanggungnya, seksaan dan hinaan yang dilemparkan padanya utk kita menikmati Islam, tak terbayar oleh kita...

Credit yang tertinggi kuhadiahkan buat erma fatima kerana keberanian, kesungguhan dalam kepayahan utk mementaskan kisah Rasul agung yang sentiasa aku banggakan. Jazakillah...

Wednesday, March 11, 2009

Possibility


I once loved this song by Intoxicated. It was back then, when I was in school. Not knowing what to do. All I knew was, I wanna sing. I wanna sing like Whitney, like Vanessa Williams, like Mariah Carey. I sang and sang and practised and tried to sing at the best I could. It could only be seen years back. I once, wanted to become a professional singer. Just like them....

Who I was and who I am now doesn't have that much of differences. Still have the same interests. However, who I wanted to be back then and who I have become now, is pretty much different. I learnt that what you are interested in does not kill you. What kills you is, uncontrollable passion of interest. I love who I am now and who is was. Never want to be who I wanted to become..not now...today..and forever.

I thank Allah for the beautiful journey of life I had and gonna have. It's too beautiful.

Now I present....the lyrics of


POSSIBILITY

Everytime I look at you
I wish you looked my way
And flash me that dazzling smile that
really makes my day
But of course it's just a dream
a dream that won't come true
and for unrequited love I wrote this song for you
I always think of how it'd be
if we were together
You and me holding hands
(It's a dream)
I can picture it right now
You and me,
It's a dream,
It's a possibility...
When I look out of my window
I hope you look up at me
If only you could read my heart
My love so true you'd see
How empty my life would be
If I don't have you
And for unrequited love I wrote this song for you...
..it's a dream... it's a Possibility...


Those who ever loves Intoxicated, loves Possibility